Seperti artikel saya sebelumnya mengenai daftar saham/emiten yang tergolong pada daftar Indeks LQ45 periode kemarin (Agustus 2015 – Januari 2016) kali ini BEI telah mengumumkan daftar saham/emiten yang tercatat pada indeks LQ45 untuk periode Februari 2016 – Juli 2016. Pengumuman Bursa Efek Indonesia No.: Peng-00021/BEI.OPP/01-2016 tgl 25 Januari 2016 adalah:
No. Nama Emiten LQ45 Kode Status
1 PT Astra Agro Lestari Tbk AALI Tetap
2 PT Adhi Karya (Persero) Tbk ADHI Tetap
3 PT Adaro Energy Tbk ADRO Tetap
4 PT AKR Corporindo AKRA Tetap
5 PT Aneka Tambang (Persero) Tbk ANTM Baru
6 PT Astra International Tbk ASII Tetap
7 PT Alam Sutera Realty Tbk ASRI Tetap
8 PT Bank Central Asia Tbk BBCA Tetap
9 PT Bank Negara Indonesia Tbk BBNI Tetap
10 PT Bank Rakyat Indonesia Tbk BBRI Tetap
11 PT Bank Tabungan Negara Tbk BBTN Tetap
12 PT Bank Mandiri Tbk BMRI Tetap
13 PT Global Mediacom Tbk BMTR Tetap
14 PT Bumi Serpong Damai Tbk BSDE Tetap
15 PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk CPIN Tetap
16 PT Gudang Garam Tbk GGRM Tetap
17 PT HM Sampoerna Tbk HSMP Baru
18 PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk - ICBP Tetap
19 PT Vale Indonesia Tbk INCO Tetap
20 PT Indofood Sukses Makmur Tbk INDF Tetap
21 PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk INTP Tetap
22 PT Jasa Marga Tbk JSMR Tetap
23 PT Kalbe Farma Tbk KLBF Tetap
24 PT Lippo Karawaci Tbk LPKR Tetap
25 PT Matahari Department Store Tbk LPPF Tetap
26 PT PP London Sumatra Indonesia Tbk LSIP Tetap
27 PT Media Nusantara Citra Tbk MNCN Tetap
28 PT Matahari Putra Prima Tbk MPPA Tetap
29 PT Hanson International Tbk MYRX Baru
30 PT Perusahaan Gas Negara Tbk PGAS Tetap
31 PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk -PTBA Tetap
32 PT PP (Persero) Tbk PTPP Tetap
33 PT Pakuwon Jati Tbk PWON Tetap
34 PT Surya Citra Media Tbk SCMA Tetap
35 PT Semen Indonesia (Persero) Tbk SMGR Tetap
36 PT Summarecon Agung Tbk SMRA Tetap
37 PT Siloam International Hospitals Tbk SILO Tetap
38 PT Sri Rejeki Isman Tbk SRIL Tetap
39 PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk SSMS Tetap
40 PT Tower Bersama Infrastructure Tbk TBIG Tetap
41 PT Telekomunikasi Indonesia Tbk TLKM Tetap
42 PT United Tractors Tbk UNTR Tetap
43 PT Unilever Indonesia Tbk UNVR Tetap
44 PT Wijaya Karya (Persero) Tbk WIKA Tetap
45 PT Waskita Karya (Persero) Tbk WSKT Tetap
Keterangan: Saham yang keluar dari daftar indeks LQ45 periode sebelumnya adalah EXCL, ITMG, WTON sedanglam yang baru masuk daftar adalah ANTM, HMSP, dan MYRX
Silahkan baca juga:
Cara Bermain Saham Online
Langkah-langkah cara Membeli saham
Rabu, 03 Februari 2016
Selasa, 28 Juli 2015
Saham Index LQ-45 Update Terbaru Agustus 2015 - Januari 2016
PT Bursa Efek Indonesia Tbk (BEI) mempublikasikan daftar Saham Index LQ-45 Update Terbaru Agustus 2015 - Januari 2016. Secara setiap enam bulan sekali data saham perusahaan yang masuk Indeks LQ45 akan di update. Berdasarkan ulasan di website BEI pada 29-7-2015 bahwa ada dua emiten yang sahamnya yang keluar dari daftar Index LQ-45 yakni PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dan PT Ciputra Development Tbk (CTRA). Sedangkan dua perusahaan yang masuk ke daftar Indeks LQ-45 adalah PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) alias Sritex dan PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON).
Siapa yang tidak mengenal Sritex? Sritex adalah perusahaan besar pakaian untuk ekspor yakni sebagai produsen seragam militer dan fashion untuk merk-merk ternama seperti Zara dan Unoqlo. Sedangkan Wika Beton adalah anak usaha dari Perusahaan Wika Tbk yaitu perusahaan yang memproduksi beton pracetak untuk proyek-proyek besar.
Peringkat pertama di duduki oleh Perusahaan berbasis pertanian yaitu PT Astra Agro Lestari Tbk dengan kode AALI sedangkan menyusul dibawahnya adalah PT Adhi Karya (Persero) Tbk dengan kode ADHI.
Lebih jelasnya berikut ini merupakan daftar saham di Indeks LQ45 Indonesia Periode Agustus 2015 – Januari 2016:
Siapa yang tidak mengenal Sritex? Sritex adalah perusahaan besar pakaian untuk ekspor yakni sebagai produsen seragam militer dan fashion untuk merk-merk ternama seperti Zara dan Unoqlo. Sedangkan Wika Beton adalah anak usaha dari Perusahaan Wika Tbk yaitu perusahaan yang memproduksi beton pracetak untuk proyek-proyek besar.
Peringkat pertama di duduki oleh Perusahaan berbasis pertanian yaitu PT Astra Agro Lestari Tbk dengan kode AALI sedangkan menyusul dibawahnya adalah PT Adhi Karya (Persero) Tbk dengan kode ADHI.
Lebih jelasnya berikut ini merupakan daftar saham di Indeks LQ45 Indonesia Periode Agustus 2015 – Januari 2016:
- PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI)
- PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI)
- PT Adaro Energy Tbk (ADRO)
- PT AKR Corporindo Tbk (AKRA)
- PT Astra International Tbk (ASII)
- PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI)
- PT Bank Central Asia Tbk (BBCA)
- PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI)
- PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI)
- PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN)
- PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI)
- PT Global Mediacom Tbk (BMTR)
- PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE)
- PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN)
- PT Excelcomindo Pratama Tbk (EXCL)
- PT Gudang Garam Tbk (GGRM)
- PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP)
- PT Vale Indonesia Tbk (INCO)
- PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF)
- PT Indocement Tunggal Prakasa Tbk (INTP)
- PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG)
- PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR)
- PT Kalbe Farma Tbk (KBLF)
- PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR)
- PT Matahari Department Store Tbk (LPPF)
- PT PP London Sumatera Indonesia Tbk (LSIP)
- PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN)
- PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA)
- PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGAS)
- PT Tambang Batubara Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA)
- PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk (PTPP)
- PT Pakuwon Jati Tbk (PWON)
- PT Surya Citra Media Tbk (SCMA)
- PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO)
- PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR)
- PT Summarecon Agung Tbk (SMRA)
- PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL)
- PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS)
- PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG)
- PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (TLKM)
- PT United Tractors Tbk (UNTR)
- PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR)
- PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA)
- PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT)
- PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON)
Selasa, 12 Mei 2015
Analisa Indeks Hari Ini IHSG dibuka Naik 11 Point Pada 13 Mei 2015
Hari Rabu tanggal 13 Mei 2015 IHSG terjadi kenaikan 11 point. Seperti yang di kutip dari detik.com bahwa menyusul hari selasa kemarin telah terjadi "Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih bisa melanjutkan penguatan kemarin dengan naik 11 poin. Investor asing masih terus melepas saham."
Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka menguat di posisi Rp 13.175 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu di posisi Rp 13.195 per dolar AS.
Pada perdagangan preopening, IHSG naik 11,533 poin (0,22%) ke level 5.217,145. Sedangkan Indeks LQ45 menguat 2,930 poin (0,32%) ke level 905,171.
Membuka perdagangan, Rabu (13/5/2015), IHSG maju 18,663 poin (0,36%) ke level 5.224,275. Indeks LQ45 tumbuh 4,329 poin (0,48%) ke level 906,570.
Indeks bertahan positif berkat aksi beli investor domestik. Hampir seluruh indeks sektoral bisa menguat pagi hari ini.
Hingga pukul 9.05 waktu JATS, IHSG bertambah 14,233 poin (0,27%) ke level 5.219,845. Sementara Indeks LQ45 naik 2,830 poin (0,31%) ke level 905,071.
Kemarin IHSG mampu mempertahankan posisi di level 5.200 setelah naik 33 poin. Dana asing hampir Rp 400 miliar hengkang dari lantai bursa.
Dalam 2 hari berturut-turut, bursa saham Wall Street bergerak lesu. Investor masih bertanya-tanya soal rencana bank sentral AS, Federal Reserve (The Fed), menaikkan suku bunga acuannya.
Bursa-bursa regional pagi hari ini bergerak variatif. Lesunya pasar saham global memberi sentimen negatif.
Berikut situasi di bursa-bursa Asia pagi hari ini:
Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka menguat di posisi Rp 13.175 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu di posisi Rp 13.195 per dolar AS.
Pada perdagangan preopening, IHSG naik 11,533 poin (0,22%) ke level 5.217,145. Sedangkan Indeks LQ45 menguat 2,930 poin (0,32%) ke level 905,171.
Membuka perdagangan, Rabu (13/5/2015), IHSG maju 18,663 poin (0,36%) ke level 5.224,275. Indeks LQ45 tumbuh 4,329 poin (0,48%) ke level 906,570.
Indeks bertahan positif berkat aksi beli investor domestik. Hampir seluruh indeks sektoral bisa menguat pagi hari ini.
Hingga pukul 9.05 waktu JATS, IHSG bertambah 14,233 poin (0,27%) ke level 5.219,845. Sementara Indeks LQ45 naik 2,830 poin (0,31%) ke level 905,071.
Kemarin IHSG mampu mempertahankan posisi di level 5.200 setelah naik 33 poin. Dana asing hampir Rp 400 miliar hengkang dari lantai bursa.
Dalam 2 hari berturut-turut, bursa saham Wall Street bergerak lesu. Investor masih bertanya-tanya soal rencana bank sentral AS, Federal Reserve (The Fed), menaikkan suku bunga acuannya.
Bursa-bursa regional pagi hari ini bergerak variatif. Lesunya pasar saham global memberi sentimen negatif.
Berikut situasi di bursa-bursa Asia pagi hari ini:
- Indeks Nikkei 225 menipis 6,80 poin (0,03%) ke level 19.618,04.
- Indeks Hang Seng naik 42,62 poin (0,16%) ke level 27.449,80.
- Indeks Komposit Shanghai melemah 17,53 poin (0,40%) ke level 4.383,68.
- Indeks Straits Times menguat 7,66 poin (0,22%) ke level 3.449,99
Kamis, 07 Mei 2015
Trik Bisnis Dari Modal Kecil Bisa Punya Saham di Perusahaan Besar
Mungkin dimata kita mengapa mereka para pendatang di beberapa negara malah pada bisa sukses hingga bisa memiliki usaha yang tumbuh secara signifikan hingga menjadi perusahaan besar?
Kenapa mereka dulunya datang dengan sebagai karyawan swasta maupun pedagang di pinggir jalan kok malah sekarang bisa mempunyai perusaan ternama dan besar?
Banyak sekali kisah-kisah orang sukses yang berawal dari nol di dunia ini.
Oke, dari pada kita membahas orang lain mari kita membahas trik cara untuk memiliki usaha berawal dari saham sehingga kita bisa mempunyai perusahaan yang lambat laun akan bisa menjadi besar.
1. Berhenti mempunyai pikiran bahwa dengan modal sekian akan mendapatkan keuntungan dalam jumlah yang singkat.
2. Berhenti menggunakan uang kita cenderung untuk keperluan konsumtif.
3. Rajinlah berinvestasi.
4. Ulet dan tekun berfikirlah positif dan rasional.
Beberapa Trik bisnisnya adalah berinvestasi di bursa saham. Ada beberapa pakar mempunyai pendapat jika negara kitakondisi perekonomian sedang melemah dan berada di posisi mentok ini bisa berpeluang bahwa ekonomi akan tumbuh, sehingga disaat itulah kita berinvestasi di bursa saham dengan membeli saham-saham yang kinerjanya bagus.
Jadi seperti waktu krisis pada tahun 1998, pada saat itu ekonomi kita sedang terpuruk kurs Dollar USA menembus sekitar Rp 17.000,- dan banyak sekali perusahaan yang gulung tikar dan ada juga yang nyaris bangkrut. Harga saham-saham pada perusahaan tersebut berada pada level terbawah. Ketika itu banyak investor/pemain saham yang membeli saham pada perusahaan-perusaan tersebut. Dan periode berikutnya harga saham-saham di perusahaan Indonesia pun naik seiring dengan kondisi perekonomian dan perpolitikan bangsa Indonesia.
Banyak perusahaan-perusaan yang perkembangannya naik signifikan sehingga harga sahamnya pun berlipat dan begitu pula banyak investor yang kekayaannya naik berlipat-lipat.
Mungkin kita terkendala masalah permodalan. Segala sesuatu dimulai dari bawah dan janganlah kita perpikiran bahwa dengan modal sekian akan mendapatkan keuntungan sekian dalam waktu singkat. Jika kita mempunyai pikiran demikian ini sangat rentan dengan kebangkrutan.
Permodalan bisa kita dapatkan dari modal patungan/konsorsium. Bisa itu berpatungan dengan seluruh anggota keluarga, berpatungan modal dengan teman-teman dekat. Langkah selanjutnya adalah menentukan orang dari konsorsium anda yang bisa dipercaya untuk menjalankan bisnisnya di Bursa Efek Indonesia (baca: Cara Bermain Saham). Tenang saja kita saat ini bisa berinvestasi saham secara online, artinya kita bisa membeli saham dan menjual saham melalui laptop, komputer, tablet dll dari rumah kita.
Kemudian dampingi kepadanya akan keputusan-keputusan untuk menentukan saham mana yang punya prospek layak di beli maupun dijual. Jadi kita mempunyai badan semacam perusahaan dari modal patungan/konsorsium tersebut untuk membeli saham-saham perusahaan kecil maupun besar.
Ingat: Bisnis saham pun bisa mengalami kerugian, maka pelajarilah dengan sebaik-baiknya.
Biasanya para investor yang sukses di bursa saham mereka bermain sahamnya dengan cara Long Time bukan Short Time. Seperti jika di Indonesia adalah Lo kheng Hong dan jika di Amerika adalah warren buffett.
Kenapa mereka dulunya datang dengan sebagai karyawan swasta maupun pedagang di pinggir jalan kok malah sekarang bisa mempunyai perusaan ternama dan besar?
Banyak sekali kisah-kisah orang sukses yang berawal dari nol di dunia ini.
Oke, dari pada kita membahas orang lain mari kita membahas trik cara untuk memiliki usaha berawal dari saham sehingga kita bisa mempunyai perusahaan yang lambat laun akan bisa menjadi besar.
1. Berhenti mempunyai pikiran bahwa dengan modal sekian akan mendapatkan keuntungan dalam jumlah yang singkat.
2. Berhenti menggunakan uang kita cenderung untuk keperluan konsumtif.
3. Rajinlah berinvestasi.
4. Ulet dan tekun berfikirlah positif dan rasional.
Beberapa Trik bisnisnya adalah berinvestasi di bursa saham. Ada beberapa pakar mempunyai pendapat jika negara kitakondisi perekonomian sedang melemah dan berada di posisi mentok ini bisa berpeluang bahwa ekonomi akan tumbuh, sehingga disaat itulah kita berinvestasi di bursa saham dengan membeli saham-saham yang kinerjanya bagus.
Jadi seperti waktu krisis pada tahun 1998, pada saat itu ekonomi kita sedang terpuruk kurs Dollar USA menembus sekitar Rp 17.000,- dan banyak sekali perusahaan yang gulung tikar dan ada juga yang nyaris bangkrut. Harga saham-saham pada perusahaan tersebut berada pada level terbawah. Ketika itu banyak investor/pemain saham yang membeli saham pada perusahaan-perusaan tersebut. Dan periode berikutnya harga saham-saham di perusahaan Indonesia pun naik seiring dengan kondisi perekonomian dan perpolitikan bangsa Indonesia.
Banyak perusahaan-perusaan yang perkembangannya naik signifikan sehingga harga sahamnya pun berlipat dan begitu pula banyak investor yang kekayaannya naik berlipat-lipat.
Mungkin kita terkendala masalah permodalan. Segala sesuatu dimulai dari bawah dan janganlah kita perpikiran bahwa dengan modal sekian akan mendapatkan keuntungan sekian dalam waktu singkat. Jika kita mempunyai pikiran demikian ini sangat rentan dengan kebangkrutan.
Permodalan bisa kita dapatkan dari modal patungan/konsorsium. Bisa itu berpatungan dengan seluruh anggota keluarga, berpatungan modal dengan teman-teman dekat. Langkah selanjutnya adalah menentukan orang dari konsorsium anda yang bisa dipercaya untuk menjalankan bisnisnya di Bursa Efek Indonesia (baca: Cara Bermain Saham). Tenang saja kita saat ini bisa berinvestasi saham secara online, artinya kita bisa membeli saham dan menjual saham melalui laptop, komputer, tablet dll dari rumah kita.
Kemudian dampingi kepadanya akan keputusan-keputusan untuk menentukan saham mana yang punya prospek layak di beli maupun dijual. Jadi kita mempunyai badan semacam perusahaan dari modal patungan/konsorsium tersebut untuk membeli saham-saham perusahaan kecil maupun besar.
Ingat: Bisnis saham pun bisa mengalami kerugian, maka pelajarilah dengan sebaik-baiknya.
Biasanya para investor yang sukses di bursa saham mereka bermain sahamnya dengan cara Long Time bukan Short Time. Seperti jika di Indonesia adalah Lo kheng Hong dan jika di Amerika adalah warren buffett.
Sabtu, 07 Maret 2015
Alternatif Sektor Saham Terbaik Pilihan 2015 Yang Berpotensi Punya prospek Bagus Untuk Investasi?
Ditahun 2015 ini ada banyak pilihan tentang investasi sektor saham yang terbaik untuk pilihan kita. Apa alasannya? Berikut ini adalah penjelasannya yang dikutip dari detik finance:
Pasar cenderung menguat didorong oleh neraca perdagangan yang lebih baik dari ekspektasi dan juga kepercayaan investor akan langkah-langkah pemerintah Indonesia dalam mewujudkan kestabilan ekonomi.
Trade Balance/neraca perdagangan Indonesia surplus US$ 23 juta jauh lebih baik daripada ekspekstasi yaitu defisit US$ 61 juta. Membaiknya neraca perdagangan juga akan berdampak positif bagi nilai tukar rupiah.
Inflasi Indonesia November +6,23% year on year lebih tinggi dari ekspektasi +6,1% didorong oleh kenaikan harga dan transportasi setelah kenaikan BBM.
Sektor perbankan, konstruksi, properti, infrastruktur berpotensi uptrend di tahun mendatang, terkait fokus pemerintah dalam pembangunan infrastruktur dan kelautan.
Mengapa sektor perbankan? Semua proyek infrastruktur dan kelautan membutuhkan pendanaan yang diberikan terutama oleh bank-bank plat merah seperti PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI).
Mengapa sektor konstruksi? Setiap pembangunan membutuhkan kontraktor dan sudah pasti sektor konstruksi akan berperan besar dalam hal ini.Demikian pula sektor infrastruktur, industri semen dan bangunan.
Tak ketinggalan pula sektor telekomunikasi, terkait pengadaan fiber optic pada 46 pelabuhan yang rencananya akan dibangun dalam 5 tahun ini, belum lagi proyek-proyek infrastruktur lainnya.
Semoga mencerahkan & salam profit!
Pasar cenderung menguat didorong oleh neraca perdagangan yang lebih baik dari ekspektasi dan juga kepercayaan investor akan langkah-langkah pemerintah Indonesia dalam mewujudkan kestabilan ekonomi.
Trade Balance/neraca perdagangan Indonesia surplus US$ 23 juta jauh lebih baik daripada ekspekstasi yaitu defisit US$ 61 juta. Membaiknya neraca perdagangan juga akan berdampak positif bagi nilai tukar rupiah.
Inflasi Indonesia November +6,23% year on year lebih tinggi dari ekspektasi +6,1% didorong oleh kenaikan harga dan transportasi setelah kenaikan BBM.
Sektor perbankan, konstruksi, properti, infrastruktur berpotensi uptrend di tahun mendatang, terkait fokus pemerintah dalam pembangunan infrastruktur dan kelautan.
Mengapa sektor perbankan? Semua proyek infrastruktur dan kelautan membutuhkan pendanaan yang diberikan terutama oleh bank-bank plat merah seperti PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI).
Mengapa sektor konstruksi? Setiap pembangunan membutuhkan kontraktor dan sudah pasti sektor konstruksi akan berperan besar dalam hal ini.Demikian pula sektor infrastruktur, industri semen dan bangunan.
Tak ketinggalan pula sektor telekomunikasi, terkait pengadaan fiber optic pada 46 pelabuhan yang rencananya akan dibangun dalam 5 tahun ini, belum lagi proyek-proyek infrastruktur lainnya.
Semoga mencerahkan & salam profit!
Tips Meraih Profit Investasi Saham Menurut Soeratman Doerachman "Investor senior" Indonesia
Dalam mencari keuntungan dalam berbinis ada alternatif yang sangat bagus dan menjanjikan adalah berinvestasi di saham melalui peruahaan sekuritas yang terpercaya. Apakah saham itu mempunyai potensi selalu profit terus? Jawabnya semua tergantung rejeki kita masing-masing. Dan kita hanya bisa berusaha dengan cara memaksimalkan profit/laba dan meminimalkan kerugian/loss.
Berikut ini adalah tips cara meraih profit dalam investasi saham menurut Soeratman Doerachman seorang "Investor senior" asal Indonesia yang di kutip dari detik finance.
Saham merupakan salah satu instrumen investasi yang mampu memberikan return atau imbal hasil yang tinggi bagi investor. Tapi risiko investasi saham juga cukup tinggi.
Salah mengambil langkah, investor bisa rugi besar karena keliru menempatkan modalnya di saham yang tepat. Lantas bagaimana investor pemula bisa berhasil di dalam investasi saham?
Investor senior, Soeratman Doerachman yang akrab dikenal Eyang Ratman, berbagi tips sukses bagi investor pemula. Mantan Komisaris Indonesia AirAsia ini menyebut investor pemula sebaiknya membeli saham-saham unggulan seperti terangkum dalam LQ45.
Alasannya saham unggulan tidak mudah 'digoreng-goreng' sehingga pergerakannya relatif stabil dan aktif.
"Jangan istilah tergiur saham murah karena mudah digoreng atau dipermainkan. Sekarang masalahnya punya uang Rp 10 juta sampai Rp 20 juta masuk saham bagus. Meski punya Rp 10 juta nggak apa-apa beli 1-2 saham," kata Suratman saat acara diskusi investasi J-Club, di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta, Sabtu tanggal 7-3-2015.
Lanjut Suratman, investor saham pemula sebaiknya belajar tentang jual beli saham tanpa memanfaatkan uang. Artinya investor pemula bisa memanfaatkan media paper trading.
"Belajar dulu, pakai papar trading, dengan pura-pura punya uang belajar jual beli. Nggak pakai uang beneran, jeleknya nggak pakai uang beneran, kita berani saja," ujarnya,
Pria berusia 73 tahun ini menyebut pengusaha pemula harus berpikir jangka panjang. Saat awal investasi, investor pemula harus berani rugi. Hal ini nantinya bisa dipakai sebagai proses pembelajaran.
"Trading 1-2 tahun pertama rugi. Itu dianggap uang belajar. Tahun ketiga sama dengan deposito. Tahun keempat mulai dapat hasil di atas deposito. Tahun kelima dan keenam sama atau di atas IHSG dan tahun ketujuh bisa kalahkan reksa dana," ujarnya.
Ia mengatakan, bisa saja investor pemula meraih untung jangka pendek. Ia menyarankan investor bisa membidik saham yang memiliki pergerakan fluktuatif.
"Dia bisa beli pagi jual sore, kemudian beli 1 hari untuk ditahan atau one day trading, kemudian swing trading yakni 1-2 minggu ditahan," sebutnya.
Berikut ini adalah tips cara meraih profit dalam investasi saham menurut Soeratman Doerachman seorang "Investor senior" asal Indonesia yang di kutip dari detik finance.
Saham merupakan salah satu instrumen investasi yang mampu memberikan return atau imbal hasil yang tinggi bagi investor. Tapi risiko investasi saham juga cukup tinggi.
Salah mengambil langkah, investor bisa rugi besar karena keliru menempatkan modalnya di saham yang tepat. Lantas bagaimana investor pemula bisa berhasil di dalam investasi saham?
Investor senior, Soeratman Doerachman yang akrab dikenal Eyang Ratman, berbagi tips sukses bagi investor pemula. Mantan Komisaris Indonesia AirAsia ini menyebut investor pemula sebaiknya membeli saham-saham unggulan seperti terangkum dalam LQ45.
Alasannya saham unggulan tidak mudah 'digoreng-goreng' sehingga pergerakannya relatif stabil dan aktif.
"Jangan istilah tergiur saham murah karena mudah digoreng atau dipermainkan. Sekarang masalahnya punya uang Rp 10 juta sampai Rp 20 juta masuk saham bagus. Meski punya Rp 10 juta nggak apa-apa beli 1-2 saham," kata Suratman saat acara diskusi investasi J-Club, di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta, Sabtu tanggal 7-3-2015.
Lanjut Suratman, investor saham pemula sebaiknya belajar tentang jual beli saham tanpa memanfaatkan uang. Artinya investor pemula bisa memanfaatkan media paper trading.
"Belajar dulu, pakai papar trading, dengan pura-pura punya uang belajar jual beli. Nggak pakai uang beneran, jeleknya nggak pakai uang beneran, kita berani saja," ujarnya,
Pria berusia 73 tahun ini menyebut pengusaha pemula harus berpikir jangka panjang. Saat awal investasi, investor pemula harus berani rugi. Hal ini nantinya bisa dipakai sebagai proses pembelajaran.
"Trading 1-2 tahun pertama rugi. Itu dianggap uang belajar. Tahun ketiga sama dengan deposito. Tahun keempat mulai dapat hasil di atas deposito. Tahun kelima dan keenam sama atau di atas IHSG dan tahun ketujuh bisa kalahkan reksa dana," ujarnya.
Ia mengatakan, bisa saja investor pemula meraih untung jangka pendek. Ia menyarankan investor bisa membidik saham yang memiliki pergerakan fluktuatif.
"Dia bisa beli pagi jual sore, kemudian beli 1 hari untuk ditahan atau one day trading, kemudian swing trading yakni 1-2 minggu ditahan," sebutnya.
Senin, 22 Desember 2014
Trik dan Tips Cara Berinvestasi Yang Benar Orang-orang Terkaya Amerika dan Dunia Bagian 2
Mumpung selagi masih belajar berbisnis mari kita belajar kepada meraka para miliuner terkaya dari Amerika Serikat serta Dunia, minimalkita membaca pengalamannya yang ada di internet serta buku-buku yang di terbitkan di toko buku serta di surat kabar-surat kabar dan lain-lain.
Kelanjutan dari artikel sebelumnya "Trik dan Tips Cara Berinvestasi Yang Benar Orang-orang Terkaya Amerika dan Dunia Bagian 1"
Berikut ini contoh trik dan tips cara serta strategi untuk bisa sukses berinvestasi yang benar seperti kisah-kisah pengalaman hebat para orang-orang terkaya dari negara Amerika Serikat (AS) dan dunia:
1. Donald Trump - Saham dan Obligasi
Semua orang tahu Donald dibesarkan di keluarga kaya. Namun, tidak semua orang punya kecerdasan finansial untuk mengelola karirnya.
Ayahnya mengajari Donald semua hal tentang bisnis real estate. Dia mempelajari apa yang telah disampaikan ayahnya untuk bisa menciptakan kekayaan yang lebih besar.
Ia percaya pilihan investasi terbaik adalah saham dan obligasi korporasi. Dia juga menyarankan untuk membeli rumah yang disita bank, tentunya Anda harus tahu dulu angka suku bunga yang baik untuk pendanaan jangka panjang sehingga memungkinkan untuk bisa mendapatkan keuntungan.
Salah satu pendiri Paul Mitchell, John Paul telah sukses besar dengan bisnis salon rambutnya. Apakah Anda tahu dia juga mendirikan perusahaan Spirits Patron?
Jika Anda seorang pencinta tequila, Anda tentunya akrab dengan merek berkualitas tinggi yang diperkenalkan pada tahun 1989 dan sekarang dikenal di seluruh dunia sebagai salah satu yang terbaik ini.
Berikut adalah pemikirannya tentang bagaimana ia akan menginvestasikan satu juta dolar: 25% emas, 25% perak, 25% di saham blue chip di AS, 25% antara saham blue chips Asia dan Eropa.
Miliuner ini membangun rumah bagi keluarga berpenghasilan rendah di Brasil. MRV Engenharia & Participacoes SA, menjadi pembangun rumah terbesar kelima di negara itu pada tahun 70-an.
Sampai hari ini, ia memiliki kepemilikan 32% dari perusahaan tersebut. Dia mengaku beruntung membeli obligasi Brasil seri C di tahun 90-an. Terbukti, beberapa tahun kemudian pemerintah membeli kembali obligasi yang ia beli.
Soon-Shiong ikut mendirikan Vivo RX Pharmaceuticals dan mengembangkan pengobatan kanker payudara, Abraxane. Dia sekarang memiliki saham minoritas di LA Lakers, serta kepemilikan di lebih dari 30 perusahaan lain.
Kecerdasan finansialnya dimulai ketika ia diperintahkan untuk "berinvestasi pada diri sendiri dan orang-orang yang percaya padanya". Dia menyarankan investor menjauh dari emas. Dia juga memberikan tips yang paling sederhana, untuk memastikan menyimpan uang dengan aman dan tidak sampai kehilangan uang Anda.
5. Eli Broad - Jangan Pertaruhkan Uang Anda
Eli Broad adalah miluner yang mampu membuat berinvestasi dengan sangat bijaksana. Dia masuk dalam jajaran 207 miliuner versi Majalah Forbes. Baru-baru ini ia menghabiskan sekitar US$ 140 juta untuk membeli museum seni Los Angeles.
Dia membeli properti pertama ketika ia berusia 20 tahun dan menjadi salah satu pendiri Kaufman & Broad pada tahun 1957 dan perusahaan tersebut kini menjadi salah satu perusahaan properti raksasa di AS.
Ia juga telah membeli perusahaan asuransi, Sun Life Insurance pada tahun 1971 dan kemudian menjualnya kepada perusahaan asuransi AIG sebesar US$ 18 miliar. Sampai saat ini, ia telah menyumbangkan lebih dari US$ 3,5 miliar.
Strategi investasinya termasuk sembarangan taruh uang, ia berinvestasi dalam perusahaan konsumen multinasional berkualitas tinggi seperti Procter & Gamble dan Johnson & Johnson.
Baca Juga:
Trik dan Tips Cara Berinvestasi Yang Benar Orang-orang Terkaya Amerika dan Dunia Bagian 1
Kelanjutan dari artikel sebelumnya "Trik dan Tips Cara Berinvestasi Yang Benar Orang-orang Terkaya Amerika dan Dunia Bagian 1"
Berikut ini contoh trik dan tips cara serta strategi untuk bisa sukses berinvestasi yang benar seperti kisah-kisah pengalaman hebat para orang-orang terkaya dari negara Amerika Serikat (AS) dan dunia:
1. Donald Trump - Saham dan Obligasi
Semua orang tahu Donald dibesarkan di keluarga kaya. Namun, tidak semua orang punya kecerdasan finansial untuk mengelola karirnya.
Ayahnya mengajari Donald semua hal tentang bisnis real estate. Dia mempelajari apa yang telah disampaikan ayahnya untuk bisa menciptakan kekayaan yang lebih besar.
Ia percaya pilihan investasi terbaik adalah saham dan obligasi korporasi. Dia juga menyarankan untuk membeli rumah yang disita bank, tentunya Anda harus tahu dulu angka suku bunga yang baik untuk pendanaan jangka panjang sehingga memungkinkan untuk bisa mendapatkan keuntungan.
2. John Paul DeJoria Investasi dengan Berbagai cara
Salah satu pendiri Paul Mitchell, John Paul telah sukses besar dengan bisnis salon rambutnya. Apakah Anda tahu dia juga mendirikan perusahaan Spirits Patron?Jika Anda seorang pencinta tequila, Anda tentunya akrab dengan merek berkualitas tinggi yang diperkenalkan pada tahun 1989 dan sekarang dikenal di seluruh dunia sebagai salah satu yang terbaik ini.
Berikut adalah pemikirannya tentang bagaimana ia akan menginvestasikan satu juta dolar: 25% emas, 25% perak, 25% di saham blue chip di AS, 25% antara saham blue chips Asia dan Eropa.
3. Menin Teixeira de Souza Membeli Obligasi Pemerintah
Miliuner ini membangun rumah bagi keluarga berpenghasilan rendah di Brasil. MRV Engenharia & Participacoes SA, menjadi pembangun rumah terbesar kelima di negara itu pada tahun 70-an.Sampai hari ini, ia memiliki kepemilikan 32% dari perusahaan tersebut. Dia mengaku beruntung membeli obligasi Brasil seri C di tahun 90-an. Terbukti, beberapa tahun kemudian pemerintah membeli kembali obligasi yang ia beli.
4. Patrick Soon-Shiong - Jangan Sampai Kehilangan Uang
Soon-Shiong ikut mendirikan Vivo RX Pharmaceuticals dan mengembangkan pengobatan kanker payudara, Abraxane. Dia sekarang memiliki saham minoritas di LA Lakers, serta kepemilikan di lebih dari 30 perusahaan lain.Kecerdasan finansialnya dimulai ketika ia diperintahkan untuk "berinvestasi pada diri sendiri dan orang-orang yang percaya padanya". Dia menyarankan investor menjauh dari emas. Dia juga memberikan tips yang paling sederhana, untuk memastikan menyimpan uang dengan aman dan tidak sampai kehilangan uang Anda.
5. Eli Broad - Jangan Pertaruhkan Uang Anda
Eli Broad adalah miluner yang mampu membuat berinvestasi dengan sangat bijaksana. Dia masuk dalam jajaran 207 miliuner versi Majalah Forbes. Baru-baru ini ia menghabiskan sekitar US$ 140 juta untuk membeli museum seni Los Angeles.
Dia membeli properti pertama ketika ia berusia 20 tahun dan menjadi salah satu pendiri Kaufman & Broad pada tahun 1957 dan perusahaan tersebut kini menjadi salah satu perusahaan properti raksasa di AS.
Ia juga telah membeli perusahaan asuransi, Sun Life Insurance pada tahun 1971 dan kemudian menjualnya kepada perusahaan asuransi AIG sebesar US$ 18 miliar. Sampai saat ini, ia telah menyumbangkan lebih dari US$ 3,5 miliar.
Strategi investasinya termasuk sembarangan taruh uang, ia berinvestasi dalam perusahaan konsumen multinasional berkualitas tinggi seperti Procter & Gamble dan Johnson & Johnson.
Baca Juga:
Trik dan Tips Cara Berinvestasi Yang Benar Orang-orang Terkaya Amerika dan Dunia Bagian 1
Trik dan Tips Cara Berinvestasi Yang Benar Orang-orang Terkaya Amerika dan Dunia Bagian 1
Dalam dunia bisnis investasi tidak ada satu orang pun yang bisa memprediksi dan memberikan cara pasti untuk berinvestasi yang sukses dengan baik serta benar, namun para miliuner Amerika Serikat dan dunia ini mempunyai trik dan cara rahasia untuk sukses berinvestasi dan berbisnis.
Tidak pernah ada yang bisa memprediksi dan memberikan cara pasti bagaimana berinvestasi dengan baik dan benar, tetapi para miliuner ini punya rahasia untuk sukses berinvestasi. Ternyata para miliuner ini mempunyai trik dan cara serta strategi untuk menang dalam bisnis investasi mereka. Karena ternyata mereka menggarisbawahi bahwa berinvestasi bukanlah cara untuk cepat kaya secara instan. Karena bagaimana cara berinvestasi yang benar? Kemungkinan ini dalam berinvestasi yang benar adalah anda membeli harga yang benar dan menjual dengan harga yang tinggi,mungkin itu kuncinya.
Berikut ini adalah cara, trik dan tips serta strategi berinvestasi yang benar hingga sukses dari para orang terkaya di Amerika Serikat dan di dunia seperti dikutip dari finance.detik.com yang dikutip dari therichest.com pada hari Selasa tanggal 23 Deember tahun 2014:
Mark Cuban adalah pemilik NBA Dallas Mavericks, Magnolia Picture, Landmark Theaters, di Shark Tank dan investor yang sangat baik, seperti yang terlihat dari cara dia membuat keputusan di acara televisi terkenal.
Tips investasinya mulai dengan membayar utang dan menciptakan anggaran yang nyata. Ia percaya, menjaga posisi kas berguna bahkan jika tingkat bunga rendah. Ini adalah tentang mampu tidaknya menangkap peluang yang muncul.
"Saya benar-benar mendorong orang-orang segera mengurus investasi untuk rencana pensiun, bebas dari utang, dan mengurangi pengeluaran dan menyisihkannya untuk berinvestasi.
7. Paul Tudor Jones - Ikuti Rahasia di Balik Suksesnya Miliuner Hedge Fund
Pendiri Tudor Investment Corporation, sebuah perusahaan aset manajemen swasta dan hedge fund, Paulus dikenal sebagai salah satu trader yang paling sukses yang pernah ada. Dia mulai bekerja di bisnis investasi pada tahun 1976 dan akhirnya bisa menjadi cotton trader yang sukses. Ia mulai mendirikan Tudor Investment Corp saat berusia 26 tahun.
Dia adalah salah satu dari sedikit orang yang berhasil bertahan dari hantaman krisis pasar saham pada tahun 1987. Jones cepat untuk membuat atau mengubah investasi banyak menunda.
8. Ray Dalio Abaikan Pendapat Ahli dan Lakukan dengan Pemikiran Sendiri
Lulusan Harvard ini adalah pendiri dari perusahaan investasi terkenal Bridgewater Associates, yang merupakan hedge fund terbesar di dunia dengan aset yang dikelola mencapai US$ 150 miliar.
Ia juga dikenal karena memiliki pemahaman yang sangat kuat soal siklus pasar. "Saya pikir, kita harus bisa dengan cepat berpikir 'akan seperti apa perekonomian ke depan' bukan berpikir cara kerjanya," kata dia.
Bahkan, Dalio merilis sebuah video tentang bagaimana perputaran uang di dunia dan bagaimana hal-hal seperti resesi, depresi dan booming terjadi. Proyeksi untuk tahun ini adalah, "Kami tidak akan booming, kita tidak akan meledak."
Dia menyebutkan bahwa ekonomi Amerika Serikat saat ini berada di tengah-tengah kondisi siklus utang jangka pendek pasca resesi, di mana aset akan kembali sekitar 4%.
Dalio menyatakan, "Jika saya bisa mengatakan satu hal kepada investor Anda, bagaimana mencoba untuk mencapai keseimbangan. Sebagai seorang investor yang Anda butuhkan adalah melakukan diversifikasi portofolio Anda dan memahami bahwa komposisi keuangan Anda adalah 1% tunai, 3% obligasi, dan 4% ekuitas.
9. Seth Klarman - Mengurangi Margin of Error
Mungkin Anda tidak terlalu akrab mendengar nama Seth. Dia adalah miliuner yang menghasilkan banyak uang melalui kemitraan investasi swasta yang berbasis di Boston melalui Grup Baupost.
Seth lulusan dari Cornell dan Harvard Business School, ia bekerja untuk Max Heine dan Michael Price of the Mutual Shares Fund. Dia juga penulis buku Margin of Safety: Rise-Averse Investing Strategies for Thoughtful Investor (1991).
Terbukti, Seth adalah salah satu manajer hedge fund paling produktif di 2013. Dia benci kehilangan uang sebanyak dia menghasilkan uang, makanya dia punya tingkat kesabaran tinggi untuk menunggu investasi yang tepat.
Tips investasi terbaik dari Seth adalah untuk mengurangi margin of error dengan membeli perusahaan atau saham di perusahaan yang kecil kemungkinannya untuk penurunan nilai. Ia cenderung untuk mencari underdog atau undervalued.
10. Warren Buffett Berinvestasi di Perusahaan yang Nyaris Bangkrut
Warren Buffett merupakan pria yang dikenal hampir awam komputer, tidak punya sopir, tinggal di rumah biasa, dan tidak punya koleksi barang-barang mewah atau kapal pesiar, tapi dia merupakan orang yang punya nilai tinggi.
Dia dianggap sebagai salah satu investor yang menemukan perusahaan-perusahaan yang punya nilai rendah, artinya perusahaan tersebut nyaris bangkrut, asetnya 25% di bawah nilai perusahaan. Hal itu dilihat dari potensi nilai keseluruhan perusahaan, utang, profit margin, kepemilikan dan keunggulan kompetitif.
Dari situ Warren Buffett mampu menganalisis nilai sebuah perusahaan, dia punya keterampilan yang memang terbukti keberhasilannya, bukan dari sebuah keberuntungan.
Salah satu cara yang dilakukan Warren Buffett adalah tidak membeli kewajiban alias tidak berinvestasi untuk membayar utang perusahaan yang akan ia beli, namun dia membeli aset. Sebagai contoh, Buffett ketika akan membeli mobil.
Pesan Buffett, jangan beli mobil baru yang akan kehilangan nilainya karena banyak orang beli dan mobil itu populer. Sebaliknya, beli merek dan model yang sedikit digunakan orang tetapi nilainya akan bertahan lebih lama daripada yang lain.
Baca Juga Trik dan Tips Cara Berinvestasi Yang Benar Orang-orang Terkaya Amerika dan Dunia Bagian 2
Tidak pernah ada yang bisa memprediksi dan memberikan cara pasti bagaimana berinvestasi dengan baik dan benar, tetapi para miliuner ini punya rahasia untuk sukses berinvestasi. Ternyata para miliuner ini mempunyai trik dan cara serta strategi untuk menang dalam bisnis investasi mereka. Karena ternyata mereka menggarisbawahi bahwa berinvestasi bukanlah cara untuk cepat kaya secara instan. Karena bagaimana cara berinvestasi yang benar? Kemungkinan ini dalam berinvestasi yang benar adalah anda membeli harga yang benar dan menjual dengan harga yang tinggi,mungkin itu kuncinya.
Berikut ini adalah cara, trik dan tips serta strategi berinvestasi yang benar hingga sukses dari para orang terkaya di Amerika Serikat dan di dunia seperti dikutip dari finance.detik.com yang dikutip dari therichest.com pada hari Selasa tanggal 23 Deember tahun 2014:
6. Mark Cuban - Mencari Peluang
Mark Cuban adalah pemilik NBA Dallas Mavericks, Magnolia Picture, Landmark Theaters, di Shark Tank dan investor yang sangat baik, seperti yang terlihat dari cara dia membuat keputusan di acara televisi terkenal.Tips investasinya mulai dengan membayar utang dan menciptakan anggaran yang nyata. Ia percaya, menjaga posisi kas berguna bahkan jika tingkat bunga rendah. Ini adalah tentang mampu tidaknya menangkap peluang yang muncul.
"Saya benar-benar mendorong orang-orang segera mengurus investasi untuk rencana pensiun, bebas dari utang, dan mengurangi pengeluaran dan menyisihkannya untuk berinvestasi.
7. Paul Tudor Jones - Ikuti Rahasia di Balik Suksesnya Miliuner Hedge Fund
Pendiri Tudor Investment Corporation, sebuah perusahaan aset manajemen swasta dan hedge fund, Paulus dikenal sebagai salah satu trader yang paling sukses yang pernah ada. Dia mulai bekerja di bisnis investasi pada tahun 1976 dan akhirnya bisa menjadi cotton trader yang sukses. Ia mulai mendirikan Tudor Investment Corp saat berusia 26 tahun.Dia adalah salah satu dari sedikit orang yang berhasil bertahan dari hantaman krisis pasar saham pada tahun 1987. Jones cepat untuk membuat atau mengubah investasi banyak menunda.
8. Ray Dalio Abaikan Pendapat Ahli dan Lakukan dengan Pemikiran Sendiri
Lulusan Harvard ini adalah pendiri dari perusahaan investasi terkenal Bridgewater Associates, yang merupakan hedge fund terbesar di dunia dengan aset yang dikelola mencapai US$ 150 miliar.Ia juga dikenal karena memiliki pemahaman yang sangat kuat soal siklus pasar. "Saya pikir, kita harus bisa dengan cepat berpikir 'akan seperti apa perekonomian ke depan' bukan berpikir cara kerjanya," kata dia.
Bahkan, Dalio merilis sebuah video tentang bagaimana perputaran uang di dunia dan bagaimana hal-hal seperti resesi, depresi dan booming terjadi. Proyeksi untuk tahun ini adalah, "Kami tidak akan booming, kita tidak akan meledak."
Dia menyebutkan bahwa ekonomi Amerika Serikat saat ini berada di tengah-tengah kondisi siklus utang jangka pendek pasca resesi, di mana aset akan kembali sekitar 4%.
Dalio menyatakan, "Jika saya bisa mengatakan satu hal kepada investor Anda, bagaimana mencoba untuk mencapai keseimbangan. Sebagai seorang investor yang Anda butuhkan adalah melakukan diversifikasi portofolio Anda dan memahami bahwa komposisi keuangan Anda adalah 1% tunai, 3% obligasi, dan 4% ekuitas.
9. Seth Klarman - Mengurangi Margin of Error
Mungkin Anda tidak terlalu akrab mendengar nama Seth. Dia adalah miliuner yang menghasilkan banyak uang melalui kemitraan investasi swasta yang berbasis di Boston melalui Grup Baupost.
Seth lulusan dari Cornell dan Harvard Business School, ia bekerja untuk Max Heine dan Michael Price of the Mutual Shares Fund. Dia juga penulis buku Margin of Safety: Rise-Averse Investing Strategies for Thoughtful Investor (1991).
Terbukti, Seth adalah salah satu manajer hedge fund paling produktif di 2013. Dia benci kehilangan uang sebanyak dia menghasilkan uang, makanya dia punya tingkat kesabaran tinggi untuk menunggu investasi yang tepat.
Tips investasi terbaik dari Seth adalah untuk mengurangi margin of error dengan membeli perusahaan atau saham di perusahaan yang kecil kemungkinannya untuk penurunan nilai. Ia cenderung untuk mencari underdog atau undervalued.
10. Warren Buffett Berinvestasi di Perusahaan yang Nyaris Bangkrut
Warren Buffett merupakan pria yang dikenal hampir awam komputer, tidak punya sopir, tinggal di rumah biasa, dan tidak punya koleksi barang-barang mewah atau kapal pesiar, tapi dia merupakan orang yang punya nilai tinggi.
Dia dianggap sebagai salah satu investor yang menemukan perusahaan-perusahaan yang punya nilai rendah, artinya perusahaan tersebut nyaris bangkrut, asetnya 25% di bawah nilai perusahaan. Hal itu dilihat dari potensi nilai keseluruhan perusahaan, utang, profit margin, kepemilikan dan keunggulan kompetitif.
Dari situ Warren Buffett mampu menganalisis nilai sebuah perusahaan, dia punya keterampilan yang memang terbukti keberhasilannya, bukan dari sebuah keberuntungan.
Salah satu cara yang dilakukan Warren Buffett adalah tidak membeli kewajiban alias tidak berinvestasi untuk membayar utang perusahaan yang akan ia beli, namun dia membeli aset. Sebagai contoh, Buffett ketika akan membeli mobil.
Pesan Buffett, jangan beli mobil baru yang akan kehilangan nilainya karena banyak orang beli dan mobil itu populer. Sebaliknya, beli merek dan model yang sedikit digunakan orang tetapi nilainya akan bertahan lebih lama daripada yang lain.
Baca Juga Trik dan Tips Cara Berinvestasi Yang Benar Orang-orang Terkaya Amerika dan Dunia Bagian 2
Selasa, 04 November 2014
Daftar Saham Indeks LQ 45 Lengkap Agustus 2014 - Januari 2015 Terbaru dan yang Keluar
Apa aja ahamindek LQ 45 di untukmaa periodeAgustus 2014 - Januari 2015 yang terbaru masuk serta keluar? Seperti postingan saya sebelumnya tentang pengertian apa itu Indeks LQ45 serta evaluasinya, berikut ini adalah daftar saham indeks LQ45 lengkap dan terbaru di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode Agustus 2014 sampai Januari 2015 adalah:
No Nama Emiten Kode Saham
1. PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI)
2. PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI)
3. PT Adaro Energy Tbk (ADRO)
4. PT AKR Corporindo Tbk (AKRA)
5. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM)
6. PT Astra International Tbk (ASII)
7. PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI)
8. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA)
9. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI)
10. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI)
11. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN)
12. PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN)
13. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI)
14. PT Global Mediacom Tbk (BMTR)
15. PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE)
16. PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN)
17. PT Ciputra Development Tbk (CTRA)
18. PT XL Axiata Tbk (ECXL)
19. PT Gudang Garam Tbk (GGRM)
20. PT Harum Energy Tbk (HRUM)
21. PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP)
22. PT Vale Indonesia Tbk (INCO)
23. PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF)
24. PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP)
25. PT Indotambangraya Megah Tbk (INTP)
26. PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR)
27. PT Kalbe Farma Tbk (KLBF)
28. PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR)
29. PT Matahari Departement Store Tbk (LPPF)
30. PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP)
31. PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN)
32. PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGAS)
33. PT Tambang Batubara Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA)
34. PT PP (Persero) Tbk (PTPP)
35. PT Pakuwon Jati Tbk (PWON)
36. PT Surya Citra Media Tbk (SCMA)
37. PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR)
38. PT Summarecon Agung Tbk (SMRA)
39. PT Express Transindo Utama Tbk (TAXI)
40. PT Tower Bersama Insfrastructure Tbk (TBIG)
41. PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (TLKM)
42. PT United Tractors Tbk (UNTR)
43. PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR)
44. PT Wijaya Karya Tbk (Persero) Tbk (WIKA)
45. PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT).
Source: Website Bursa Efek Indonesia adalah www.idx.co.id
Keterangan:
Setiap 6 bulan sekali penghitungan Saham indeks Lq45 di BEI diperbaharui. Pada periode Agustus 2014 - Januari 2015, ada 5 perusahaan yang keluar dari daftar Indeks Lq45, diantaranya adalah:
Silahkan baca artikel saya tentang Saham Blue Chip!!
Demikian informasi dan penjelasan mengenai daftar saham indeks Lq45 lengkap dan terbaru Bursa Efek Indonesia(BEI) semoga bermanfaat.
Baca juga artikel yang lain tentang:
Cara Bermain Saham Online Pemula
Cara Mengetahui Harga Saham Perusahaan Di Indonesia dan Dunia
Trik dan Tips cara Warren Buffett berinvestasi saham yang profit
No Nama Emiten Kode Saham
1. PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI)
2. PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI)
3. PT Adaro Energy Tbk (ADRO)
4. PT AKR Corporindo Tbk (AKRA)
5. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM)
6. PT Astra International Tbk (ASII)
7. PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI)
8. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA)
9. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI)
10. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI)
11. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN)
12. PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN)
13. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI)
14. PT Global Mediacom Tbk (BMTR)
15. PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE)
16. PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN)
17. PT Ciputra Development Tbk (CTRA)
18. PT XL Axiata Tbk (ECXL)
19. PT Gudang Garam Tbk (GGRM)
20. PT Harum Energy Tbk (HRUM)
21. PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP)
22. PT Vale Indonesia Tbk (INCO)
23. PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF)
24. PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP)
25. PT Indotambangraya Megah Tbk (INTP)
26. PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR)
27. PT Kalbe Farma Tbk (KLBF)
28. PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR)
29. PT Matahari Departement Store Tbk (LPPF)
30. PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP)
31. PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN)
32. PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGAS)
33. PT Tambang Batubara Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA)
34. PT PP (Persero) Tbk (PTPP)
35. PT Pakuwon Jati Tbk (PWON)
36. PT Surya Citra Media Tbk (SCMA)
37. PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR)
38. PT Summarecon Agung Tbk (SMRA)
39. PT Express Transindo Utama Tbk (TAXI)
40. PT Tower Bersama Insfrastructure Tbk (TBIG)
41. PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (TLKM)
42. PT United Tractors Tbk (UNTR)
43. PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR)
44. PT Wijaya Karya Tbk (Persero) Tbk (WIKA)
45. PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT).
Source: Website Bursa Efek Indonesia adalah www.idx.co.id
Keterangan:
Setiap 6 bulan sekali penghitungan Saham indeks Lq45 di BEI diperbaharui. Pada periode Agustus 2014 - Januari 2015, ada 5 perusahaan yang keluar dari daftar Indeks Lq45, diantaranya adalah:
- BSKL - NSentul City Tbk
- MAIN - Malindo Feedmill Tbk
- MLPL - Multipolar Tbk
- SSIA - Surya Semesta Internusa Tbk
- VIVA - Visi Media Asia Tbk
- ANTM - Aneka Tambang Tbk
- BBTN - Bank Tabungan Negara Tbk
- INCO - Vale Indonesia Tbk
- LPPF - Matahari Departement Store Tbk
- SCMA - Surya Citra Media Tbk
Silahkan baca artikel saya tentang Saham Blue Chip!!
Demikian informasi dan penjelasan mengenai daftar saham indeks Lq45 lengkap dan terbaru Bursa Efek Indonesia(BEI) semoga bermanfaat.
Baca juga artikel yang lain tentang:
Cara Bermain Saham Online Pemula
Cara Mengetahui Harga Saham Perusahaan Di Indonesia dan Dunia
Trik dan Tips cara Warren Buffett berinvestasi saham yang profit
Sabtu, 01 November 2014
Investasi Saham VS Trading Forex Online Di lihat Dari Segi Realistis
Dalam dunia bisnis perlu adanya investasi. Investasi didunia ini sangat bermacam-macam. Contohnya investasi kesehatan yaitu dengan menjaga kesehatan kita sejak dini misalnya mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi, serta menghindari makanan dan minuman yang bisa mengganggu kesehatan organ tubuh baik untuk sekarang atau dimasa yang akan datang.
Mengapa Investasi saham lebih realistis dibandingkan dengan trading forex?
Nah ada juga investasi yang berhubungan dengan keuangan kita contohnya adalah investasi dalam bentuk tabungan, deposito, reksadana, saham, forex, property, emas dan lain sebagainya.
Investasi yang akan kita bahas adalah investasi saham dan trading forex. Saham adalah surat berharga, bahwa pemilik saham adalah pemilik sah perusahaan secara proporsional yang dijamin oleh KSEI. Forex adalah singkatan dari Foreign Exchange yaitu suatu pertukaran mata uang negara yang satu dengan mata uang yang lainnya.
Jika kita ingin bermain jual beli saham, kita harus melalui tahap-tahap sesuai peraturan dari pihak perusahaan sekuritas.
Dan juga jika ingin terjun di bisnis trading forex, kita pun harus melalui tahap-tahap wajib dilaksanakan.
Kenapa investasi saham lebih realistis dibandingkan dengan trading forex online?
Membeli saham sebuah perusahaan yang sudah Go Public bisa dilakukan oleh setiap warga negara Indonesia melalui broker/perusahaan sekuritas. Saham yang kita beli dijamin oleh lembaga KSEI, bisa dibuka di webnya KSEI www.ksei.co.id
Kita bisa membeli saham perusahaan jika ada yang menjualnya, dan saham akan bisa terjual jika nanti ada yang membelinya. Kita bisa mendapatkan profit, jika harga jual saham lebih besar dari pada harga belinya dan juga hasil dari pembagian deviden yang biasanya dibagi setiap akhir semester atau setiap setahun sekali. Jika dibisnis saham, perusahaannya jelas, kita bisa melihat kinerjanya dan laporan keuangannya. Pergerakan angka poin harga di saham berfluktuasi sehari sekali. Modal tidak akan habis paling hanya turun beberapa persen sehingga aman kecuali jika sampai perusahaan di vonis bangkrut oleh pengadilan, itupun sangat jarang terjadi meskipun pernah ada bebrapa perusahaan yang divonis bangkrut oleh pengadilan. Oleh karena itu jika kita ingin membeli saham perusahaan harus di pahami bagaimana kinerja, laporan keuangan, baguskah untuk jangka panjang, bagaimana daya saingnya perusahaan itu dengan perusahaan kompetitor, dan lain sebagainya. Karena itu, itulah fungsinya belajar saham online di internet.
Sedangkan jika kita bermain trading forex online, di situ terdapat angka pergerakan pips harga mata uang yang berfluktuatif dengan cepat, biasanya bisa sampai per detik pergerakannya. Didalam trading forex ada 2 pilihan yang bisa mendapatkan profit, yaitu jika kita mengeklik Buy dan ternyata grafik naik berarti kita mendapatkan profit, dan jika kitaaa mengeklik Sell dan ternyata grafik turun hasilnya kita mendapatkan profit. Profit yang didapatkan tergantung jumlah point dan lot, Lot di forex adalah kelipatan, sedangkan di saham adalah jumlah lembar (1 Lot=100 lembar saham). Namun jika kita salah menganalisa misalnya kita klik buy ternyata grafik malah turun sampai dana kita tidak cukup untuk mengimbangi pips pergerakan grafik maka dana kita bisa habis. hal ini berbeda dengan saham, jika di saham dana nilai investasi bisa jadi Nol apabila perusahaan telah divonis bangkrut oleh pengadilan ataupun perusahaan telah dibubarkan dan jika masih ada sisa harta perusahaan yang masih bisa dijual, biasanya akan dibagikan kepada para pemegang saham secara proporsional.
Silahkan baca juga artikel saya mengenai Apa itu Pialang Saham?
Langkah-langkah cara membeli saham
Senin, 27 Oktober 2014
Dimana Alamat Gedung Kantor Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta
Berikut ini adalah Alamat Gedung Kantor BEI:
Call Center Indonesia Stock Exchange
Alamat: Gedung Bursa Efek Indonesia, Menara I
Jl. Jend. Sudirman Kav 52-53 Jakarta Selatan 12190, Indonesia.
Nomor Telepon: 021 5150515
Fax: 021 5150330
Email: Callcenter@idx.co.id
Website: www.idx.co.id
Layanan gratis bebas Pulsa : 0800-100-9000 (Nasional)
Marilah kita berinvestasi dipasar modal yaitu di Bursa Efek Indonesia (BEI), jika dulu namanya BEJ. Berinvestasi dipasar modal/bursa efek adalah langkah yang bagus daripada berinvestasi pada investasi yang tidak resmi/bodong. Beberapa contoh investasi bodong yang sangat membikin banyak warga negara Indonesia adalah adclick express, speedline, profitclicking, NTMC, Bowo Jenggot, Bina Sinar Sejahtera (BSS),MMM, SSS, dan masih banyak sekali yang lainnya.
Pertanyaannya, Kok mereka sampai mau berinvestasi di program investasi yang demikian, padahal itu kan tidak resmi, belum jelas track recordnya, siapa dan bagaimana manajemennya, dimana alamatnya apakah dijamin oleh pemerintah melalui KSEI serta apakah masuk pengawasan OJK dan Bank Indonesia.
Jawabannya program Investasi diatas adalah bodong, abal-abal, sengaja menipu dana masyarakat dengan dalih investasi.
Namun kenapa mereka kok mau gabung? Mereka mau gabung karena beberapa faktor. Meskipun dari mereka yang merasa tertipu karena dananya tidak bisa kembali, padahal sebagian dari mereka adalah orang-orang yang berpendidikan, pernah duduk dibangku sekolahan sehingga segala sesuatu harus difikirkan dan didiskusikan terlebih dahulu bersama orang yang lebih menegrti.
faktor-faktornya adalah:
1. Merasa tidak enak kepada orang yg menawarkannya, biasanya yang menawarkan adalah teman dekat, teman lama, saudara, guru, atasan dan lain sebagainya.
2. Tergiur dengan bunga dan komisi yang besar dalam waktu singkat.
3. Minimnya pengawasan/tindakan dari pihak yang berwenang. Biasanya pihak yang berwenang akan bertindak jika sudah ada pengaduan dari masyarakat jika investasi bodong tersebut sudah tercium gelagat tidak baiknya.
4. Dsb
Oleh karena itu marilah kita berinvestasi di pasar modal di BEI caranya melalui Perusahaan Sekuritas.
Perusahaan Sekuritas banyak tersebar di Indonesia. Pilihlah Perusahaan Sekuritas yang resmi dan bonafide, biasanya kebanyakan para trader saham akan memilih Perusahaan Sekuritas yang dari BUMN serta yang ada layanan Online Tradingnya, seperti Bank Mandiri Sekuritas, BNI Sekuritas dan lain sebagainya. Namun demikian banyak juga perusahaan sekuritas di Indonesia yang mempunyai layanan bagus.
Dan juga kita di masa sekarang sudah bisa bermain saham secara online menggunakan perangkat komputer, tablet, laptop dan yang lainnya yang terhubung dengan internet.
Baca Juga artikel saya tentang Cara Bermain Saham Online Pemula
Call Center Indonesia Stock Exchange
Alamat: Gedung Bursa Efek Indonesia, Menara I
Jl. Jend. Sudirman Kav 52-53 Jakarta Selatan 12190, Indonesia.
Nomor Telepon: 021 5150515
Fax: 021 5150330
Email: Callcenter@idx.co.id
Website: www.idx.co.id
Layanan gratis bebas Pulsa : 0800-100-9000 (Nasional)
Marilah kita berinvestasi dipasar modal yaitu di Bursa Efek Indonesia (BEI), jika dulu namanya BEJ. Berinvestasi dipasar modal/bursa efek adalah langkah yang bagus daripada berinvestasi pada investasi yang tidak resmi/bodong. Beberapa contoh investasi bodong yang sangat membikin banyak warga negara Indonesia adalah adclick express, speedline, profitclicking, NTMC, Bowo Jenggot, Bina Sinar Sejahtera (BSS),MMM, SSS, dan masih banyak sekali yang lainnya.
Pertanyaannya, Kok mereka sampai mau berinvestasi di program investasi yang demikian, padahal itu kan tidak resmi, belum jelas track recordnya, siapa dan bagaimana manajemennya, dimana alamatnya apakah dijamin oleh pemerintah melalui KSEI serta apakah masuk pengawasan OJK dan Bank Indonesia.
Jawabannya program Investasi diatas adalah bodong, abal-abal, sengaja menipu dana masyarakat dengan dalih investasi.
Namun kenapa mereka kok mau gabung? Mereka mau gabung karena beberapa faktor. Meskipun dari mereka yang merasa tertipu karena dananya tidak bisa kembali, padahal sebagian dari mereka adalah orang-orang yang berpendidikan, pernah duduk dibangku sekolahan sehingga segala sesuatu harus difikirkan dan didiskusikan terlebih dahulu bersama orang yang lebih menegrti.
faktor-faktornya adalah:
1. Merasa tidak enak kepada orang yg menawarkannya, biasanya yang menawarkan adalah teman dekat, teman lama, saudara, guru, atasan dan lain sebagainya.
2. Tergiur dengan bunga dan komisi yang besar dalam waktu singkat.
3. Minimnya pengawasan/tindakan dari pihak yang berwenang. Biasanya pihak yang berwenang akan bertindak jika sudah ada pengaduan dari masyarakat jika investasi bodong tersebut sudah tercium gelagat tidak baiknya.
4. Dsb
Oleh karena itu marilah kita berinvestasi di pasar modal di BEI caranya melalui Perusahaan Sekuritas.
Perusahaan Sekuritas banyak tersebar di Indonesia. Pilihlah Perusahaan Sekuritas yang resmi dan bonafide, biasanya kebanyakan para trader saham akan memilih Perusahaan Sekuritas yang dari BUMN serta yang ada layanan Online Tradingnya, seperti Bank Mandiri Sekuritas, BNI Sekuritas dan lain sebagainya. Namun demikian banyak juga perusahaan sekuritas di Indonesia yang mempunyai layanan bagus.
Dan juga kita di masa sekarang sudah bisa bermain saham secara online menggunakan perangkat komputer, tablet, laptop dan yang lainnya yang terhubung dengan internet.
Baca Juga artikel saya tentang Cara Bermain Saham Online Pemula
Pengertian Apa itu IHSG? Dan Sejarah IHSG
Berikut ini adalah Alamat Gedung Kantor BEI:
Call Center Indonesia Stock Exchange
Alamat: Gedung Bursa Efek Indonesia, Menara I
Jl. Jend. Sudirman Kav 52-53 Jakarta Selatan 12190, Indonesia.
Nomor Telepon: 021 5150515
Fax: 021 5150330
Email: Callcenter@idx.co.id
Website: www.idx.co.id
Layanan gratis bebas Pulsa : 0800-100-9000 (Nasional)
Marilah kita berinvestasi dipasar modal yaitu di Bursa Efek Indonesia (BEI), jika dulu namanya BEJ. Berinvestasi dipasar modal/bursa efek adalah langkah yang bagus daripada berinvestasi pada investasi yang tidak resmi/bodong. Beberapa contoh investasi bodong yang sangat membikin banyak warga negara Indonesia adalah adclick express, speedline, profitclicking, NTMC, Bowo Jenggot, Bina Sinar Sejahtera (BSS),MMM, SSS, dan masih banyak sekali yang lainnya.
Pertanyaannya, Kok mereka sampai mau berinvestasi di program investasi yang demikian, padahal itu kan tidak resmi, belum jelas track recordnya, siapa dan bagaimana manajemennya, dimana alamatnya apakah dijamin oleh pemerintah melalui KSEI serta apakah masuk pengawasan OJK dan Bank Indonesia.
Jawabannya program Investasi diatas adalah bodong, abal-abal, sengaja menipu dana masyarakat dengan dalih investasi.
Namun kenapa mereka kok mau gabung? Mereka mau gabung karena beberapa faktor. Meskipun dari mereka yang merasa tertipu karena dananya tidak bisa kembali, padahal sebagian dari mereka adalah orang-orang yang berpendidikan, pernah duduk dibangku sekolahan sehingga segala sesuatu harus difikirkan dan didiskusikan terlebih dahulu bersama orang yang lebih menegrti.
faktor-faktornya adalah:
1. Merasa tidak enak kepada orang yg menawarkannya, biasanya yang menawarkan adalah teman dekat, teman lama, saudara, guru, atasan dan lain sebagainya.
2. Tergiur dengan bunga dan komisi yang besar dalam waktu singkat.
3. Minimnya pengawasan/tindakan dari pihak yang berwenang. Biasanya pihak yang berwenang akan bertindak jika sudah ada pengaduan dari masyarakat jika investasi bodong tersebut sudah tercium gelagat tidak baiknya.
4. Dsb
Oleh karena itu marilah kita berinvestasi di pasar modal di BEI caranya melalui Perusahaan Sekuritas.
Perusahaan Sekuritas banyak tersebar di Indonesia. Pilihlah Perusahaan Sekuritas yang resmi dan bonafide, biasanya kebanyakan para trader saham akan memilih Perusahaan Sekuritas yang dari BUMN serta yang ada layanan Online Tradingnya, seperti Bank Mandiri Sekuritas, BNI Sekuritas dan lain sebagainya. Namun demikian banyak juga perusahaan sekuritas di Indonesia yang mempunyai layanan bagus.
Dan juga kita di masa sekarang sudah bisa bermain saham secara online menggunakan perangkat komputer, tablet, laptop dan yang lainnya yang terhubung dengan internet.
Baca Juga artikel saya tentang Cara Bermain Saham Online Pemula
Call Center Indonesia Stock Exchange
Alamat: Gedung Bursa Efek Indonesia, Menara I
Jl. Jend. Sudirman Kav 52-53 Jakarta Selatan 12190, Indonesia.
Nomor Telepon: 021 5150515
Fax: 021 5150330
Email: Callcenter@idx.co.id
Website: www.idx.co.id
Layanan gratis bebas Pulsa : 0800-100-9000 (Nasional)
Marilah kita berinvestasi dipasar modal yaitu di Bursa Efek Indonesia (BEI), jika dulu namanya BEJ. Berinvestasi dipasar modal/bursa efek adalah langkah yang bagus daripada berinvestasi pada investasi yang tidak resmi/bodong. Beberapa contoh investasi bodong yang sangat membikin banyak warga negara Indonesia adalah adclick express, speedline, profitclicking, NTMC, Bowo Jenggot, Bina Sinar Sejahtera (BSS),MMM, SSS, dan masih banyak sekali yang lainnya.
Pertanyaannya, Kok mereka sampai mau berinvestasi di program investasi yang demikian, padahal itu kan tidak resmi, belum jelas track recordnya, siapa dan bagaimana manajemennya, dimana alamatnya apakah dijamin oleh pemerintah melalui KSEI serta apakah masuk pengawasan OJK dan Bank Indonesia.
Jawabannya program Investasi diatas adalah bodong, abal-abal, sengaja menipu dana masyarakat dengan dalih investasi.
Namun kenapa mereka kok mau gabung? Mereka mau gabung karena beberapa faktor. Meskipun dari mereka yang merasa tertipu karena dananya tidak bisa kembali, padahal sebagian dari mereka adalah orang-orang yang berpendidikan, pernah duduk dibangku sekolahan sehingga segala sesuatu harus difikirkan dan didiskusikan terlebih dahulu bersama orang yang lebih menegrti.
faktor-faktornya adalah:
1. Merasa tidak enak kepada orang yg menawarkannya, biasanya yang menawarkan adalah teman dekat, teman lama, saudara, guru, atasan dan lain sebagainya.
2. Tergiur dengan bunga dan komisi yang besar dalam waktu singkat.
3. Minimnya pengawasan/tindakan dari pihak yang berwenang. Biasanya pihak yang berwenang akan bertindak jika sudah ada pengaduan dari masyarakat jika investasi bodong tersebut sudah tercium gelagat tidak baiknya.
4. Dsb
Oleh karena itu marilah kita berinvestasi di pasar modal di BEI caranya melalui Perusahaan Sekuritas.
Perusahaan Sekuritas banyak tersebar di Indonesia. Pilihlah Perusahaan Sekuritas yang resmi dan bonafide, biasanya kebanyakan para trader saham akan memilih Perusahaan Sekuritas yang dari BUMN serta yang ada layanan Online Tradingnya, seperti Bank Mandiri Sekuritas, BNI Sekuritas dan lain sebagainya. Namun demikian banyak juga perusahaan sekuritas di Indonesia yang mempunyai layanan bagus.
Dan juga kita di masa sekarang sudah bisa bermain saham secara online menggunakan perangkat komputer, tablet, laptop dan yang lainnya yang terhubung dengan internet.
Baca Juga artikel saya tentang Cara Bermain Saham Online Pemula
Jumat, 24 Oktober 2014
Pengertian Apa Itu Indeks LQ45? Bagaimana Evaluasi Indeks dan Penggantian Saham?
Mari belajar tentang pengetahuan di pasar modal Indonesia. Kita tentu sering membaca maupun melihat informasi tentang indeks LQ45, namu kita belum memahaminya tentang apa itu indeks LQ45? Serta apa ciri-cirinya? Dan sebagainya.
Pengertian apa itu Indeks LQ45
Indeks LQ45 adalah perhitungan dari 45 emiten/saham, dari seleksi yang berkriteria seperti penilaian atas Likuiditas merupakan seleksi atas emiten-emiten tersebut juga dengan mempertimbangkan kapitalisasi dari pasar.
Indeks LQ45 berisi 45 emiten yang dalam setiap 6 bulan sekali tepatnya pada setiap awal bulan Februari dan bulan Agustus di sesuaikan. Artinya emiten-emiten tersebut didalamnya akan berubah.
Apa tujuan indeks LQ 45?
Tujuan indeks LQ 45 adalah sebagai bagian dari komponen IHSG serta penyedia sarana yang obyektif dan terpercaya untuk analisa keuangan, manajer investor, memonitor bursa saham serta pergerakan nilai saham-saham yang sedang aktif di bursa.
Apa Kriteria/ciri-ciri Pemilihan Saham Index LQ45
Indeks LQ45 diluncurkan pada bulan Februari 1997 ukuran utama likuiditas transaksi adalah nilai transaksinya pada pasar reguler. Sesuai dengan perkembangan pasar dan untuk lebih mempertajam kriteria likuiditas, maka sejak review bulan Januari 2005, jumlah hari perdagangan dan frekuensi transaksi dimasukkan sebagai ukuran likuiditas. Maka kriteria/ciri-ciri suatu emiten/saham sampai bisa masuk kedalam perhitungan indeks LQ45 harus berdasarkan faktor-faktor bsebagai berikut (sebagai pertimbangan):
Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan secara rutin memantau perkembangan kinerja komponen emiten-emiten/saham yang masuk dalam penghitungan indeks LQ45. BEI dalam setiap tiga bulan sekali melakukan evaluasi atas pergerakan urutan emiten-emiten tersebut. Kemudian penggantian emiten-emiten akan dilakukan setiap enam bulan sekali, yaitu pada awal bulan Februari dan bulan Agustus.
Hari Dasar Indeks LQ45
Indeks LQ45 diluncurkan pada bulan Februari 1997. Untuk mendapatkan data historikal yang cukup panjang, hari dasar yang digunakan adalah tanggal 13 Juli 1994, dengan nilai indeks sebesar 100. (sumber: buku panduan indeks BEI)
Demikian artikel tentang indeks LQ45, semoga bermanfaat untukpengetahuan kita semua.
Marikita belajar cara bermain saham dengan benar untuk bisnis serta investasi di pasar modal (BEI).
Semoga bermanfaat!!!
Pengertian apa itu Indeks LQ45
Indeks LQ45 adalah perhitungan dari 45 emiten/saham, dari seleksi yang berkriteria seperti penilaian atas Likuiditas merupakan seleksi atas emiten-emiten tersebut juga dengan mempertimbangkan kapitalisasi dari pasar.
Indeks LQ45 berisi 45 emiten yang dalam setiap 6 bulan sekali tepatnya pada setiap awal bulan Februari dan bulan Agustus di sesuaikan. Artinya emiten-emiten tersebut didalamnya akan berubah.
Apa tujuan indeks LQ 45?
Tujuan indeks LQ 45 adalah sebagai bagian dari komponen IHSG serta penyedia sarana yang obyektif dan terpercaya untuk analisa keuangan, manajer investor, memonitor bursa saham serta pergerakan nilai saham-saham yang sedang aktif di bursa.
Apa Kriteria/ciri-ciri Pemilihan Saham Index LQ45
Indeks LQ45 diluncurkan pada bulan Februari 1997 ukuran utama likuiditas transaksi adalah nilai transaksinya pada pasar reguler. Sesuai dengan perkembangan pasar dan untuk lebih mempertajam kriteria likuiditas, maka sejak review bulan Januari 2005, jumlah hari perdagangan dan frekuensi transaksi dimasukkan sebagai ukuran likuiditas. Maka kriteria/ciri-ciri suatu emiten/saham sampai bisa masuk kedalam perhitungan indeks LQ45 harus berdasarkan faktor-faktor bsebagai berikut (sebagai pertimbangan):
- Telah tercatat di BEI minimal 3 bulan.
- Sedang termasuk didalam 60 emiten di pasar reguler seperti volume, nilai, dan frekuensi transaksinya.
- Kriteria likuiditas dan kapitalisasi pasar, keadaan keuangan serta prospek pertumbuhan perusahaan sangat dipertimbangkan.
- 30 emiten dari 60 emiten tersebut yaitu dengan nilai transaksi terbesar akan masuk didalam perhitungan indeks LQ45 dengan secara otomatis.
Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan secara rutin memantau perkembangan kinerja komponen emiten-emiten/saham yang masuk dalam penghitungan indeks LQ45. BEI dalam setiap tiga bulan sekali melakukan evaluasi atas pergerakan urutan emiten-emiten tersebut. Kemudian penggantian emiten-emiten akan dilakukan setiap enam bulan sekali, yaitu pada awal bulan Februari dan bulan Agustus.
Hari Dasar Indeks LQ45
Indeks LQ45 diluncurkan pada bulan Februari 1997. Untuk mendapatkan data historikal yang cukup panjang, hari dasar yang digunakan adalah tanggal 13 Juli 1994, dengan nilai indeks sebesar 100. (sumber: buku panduan indeks BEI)
Demikian artikel tentang indeks LQ45, semoga bermanfaat untukpengetahuan kita semua.
Marikita belajar cara bermain saham dengan benar untuk bisnis serta investasi di pasar modal (BEI).
Semoga bermanfaat!!!
Senin, 20 Oktober 2014
Pengertian Tentang Apa itu Saham? Dan Contoh Gambar Surat Berharga
Sering kita melihat di acara bisnis di televisi, majalah-majalah bisnis dan media massa lainnya bahwa telah banyak warga masyarakat yang memiliki saham perusahaan-perusahaan. Bagaimana cara memiliki saham sebuah perusahaan? Jawabannya adalah kita harus membelinya di Bursa Efek Indonesia melalui perusahaan broker saham atau perusahaan sekuritas resmi.
Pengertian apa itu saham
Apa itu saham? Saham adalah surat berharga dalam satuan nilai atas kepemilikan sebuah perusahaan. Biasanya sebuah perusahaan akan menjual sebagian sahamnya untuk menambahkan modal perusahaan.
Berikut ini adalah contoh gambar surat berharga atau saham:
Contoh gambar surat berharga atau saham
sumber gambar: id.wikipedia.org
Namun dimasa sekarang kita bisa bermain saham atau melakukan jual beli saham secara online. Di Indonesia tergolong masih banyak masyarakatnya yang kurang mengetahui informasi tentang saham. Baik itu dunia pasar modal sampai perusahaan sekuritasnya. Hal ini sangat rentan terjadi kesalah pahaman tentang keberadaan saham resmi di masyarakat. Sebagai contoh adalah makin maraknya investasi-investasi bodong yang menyerbu masyarakat kita sehingga mereka mengalami kerugian yang tidak sedikit karena bergabung dengan investasi-investasi bodong seperti investasi emas bodong serta investasi yang berdasarkan sekema piramida. Kenapa mereka sampai bisa bergabung? Padahal investasi-investasi tersebut sangat dilarang oleh pemerintah. Jawabnya adalah karena kekurangtahuan dan kekurangan informasi yang beredar di masyarakat tentang dunia permodalan yang benar. Dan juga faktor bonus yang besar dan menggiurkan jika bergabung di investasi bodong tersebut sehingga akal sehat si korban investasi seperti sudah tertutupi oleh bonus besar tersebut. Dan faktor-faktor lain sebagainya.
Oleh karena itu, sebagai masyarakat Indonesia yang ingin maju marilah kita berusaha dan berfikir positif dan terus belajar saham yang benar. Karena berdasarkan informasi saat ini prosentase nilai omset bursa efek di Indonesia masih kalah dengan negara Malaysia dan Singapura.
Oleh karena itu, sebagai masyarakat Indonesia yang ingin maju marilah kita berusaha dan berfikir positif dan terus belajar saham yang benar. Karena berdasarkan informasi saat ini prosentase nilai omset bursa efek di Indonesia masih kalah dengan negara Malaysia dan Singapura.
Cara mengetahui alamat Broker Saham Atau Perusahan Sekuritas Anggota Bursa Efek Indonesia
Sebelum kita bermain saham atau bertransaksi jual beli saham secara online di Pasar Modal, tentu kita harus melewati broker saham/perusahaan sekuritas terlebih dahulu.
Karena jika kita ingin membeli saham sebuah perusahaan yang sudah Go Public di Bursa Efek Indonesia (BEI) kita harus membelinya di perusahaan perwakilan resminya yaitu Perusahaan sekuritas.
Pengertian Broker Saham atau Perusahaan Sekuritas
Apa itu broker Saham atau Perusahaan Sekuritas? Broker Saham atau Perusahaan Sekuritas adalah lembaga resmi yang menjadi perantara antara investor dan perusahaan Go Public dalam hal penerbitan surat berharga/saham untuk ditransaksikan.
Di indonesia sudah banyak broker saham atau perusahaan sekuritas resmi sebagai perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk jual beli saham (Trading Saham) perusahaan yang sudah Go Public.
Bagaimana cara mengetahui alamat lokasi serta nomor telepon perusahaan sekuritas/broker di daerah kota terdekat?
Caranya sangat mudah yaitu dengan membuka website BEI yaitu di www.idx.co.id/id-id/beranda/anggotabursa/anggotabursadikotaanda.aspx anda bisa mengetahui tentang lokasi tempat dimana alamat perusahaan sekuritas dikota anda, bahkan ada nomor telepon yang bisa dihubungi.
Broker saham atau perusahaan sekuritas di Indonesia
Contoh Perusahaan Sekuritas di Indonesia yang BUMN adalah MANDIRI Sekuritas, BNI Sekuritas dan Bukan BUMN misalnya eTrading, IPOT Indonesia, Panin Sekuritas dan masih banyak yang lainnya.
Kita harus selektif dalam memilih perusahaan sekuritas/broker yang akan ditunjuk oleh kita untuk jual beli saham.
Ciri-ciri perusahaan sekuritas yang terpercaya terbaik dan adalah mempunyai regulasi yang jelas, berkinerja bagus, bonafide, alamat jelas, mempunyai service center yang mudah dihubungi dan siap membantu customernya, dan lain sebagainya.
Adakah rekomendasi perusahaan sekuritas/broker mana untuk bermain saham? Maaf kami tidak bisa merekomendasikan broker mana yang terbaik, terpercaya. Namun demikian pilihlah broker yang sekiranya terbaik.
Berikut ini adalah daftar lengkap dan terbaru Broker Saham atau Perusahaan Sekuritas Anggota Bursa Efek Indonesia:
Sumber website www.idx.co.id
Karena jika kita ingin membeli saham sebuah perusahaan yang sudah Go Public di Bursa Efek Indonesia (BEI) kita harus membelinya di perusahaan perwakilan resminya yaitu Perusahaan sekuritas.
Pengertian Broker Saham atau Perusahaan Sekuritas
Apa itu broker Saham atau Perusahaan Sekuritas? Broker Saham atau Perusahaan Sekuritas adalah lembaga resmi yang menjadi perantara antara investor dan perusahaan Go Public dalam hal penerbitan surat berharga/saham untuk ditransaksikan.
Di indonesia sudah banyak broker saham atau perusahaan sekuritas resmi sebagai perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk jual beli saham (Trading Saham) perusahaan yang sudah Go Public.
Bagaimana cara mengetahui alamat lokasi serta nomor telepon perusahaan sekuritas/broker di daerah kota terdekat?
Caranya sangat mudah yaitu dengan membuka website BEI yaitu di www.idx.co.id/id-id/beranda/anggotabursa/anggotabursadikotaanda.aspx anda bisa mengetahui tentang lokasi tempat dimana alamat perusahaan sekuritas dikota anda, bahkan ada nomor telepon yang bisa dihubungi.
Broker saham atau perusahaan sekuritas di Indonesia
Contoh Perusahaan Sekuritas di Indonesia yang BUMN adalah MANDIRI Sekuritas, BNI Sekuritas dan Bukan BUMN misalnya eTrading, IPOT Indonesia, Panin Sekuritas dan masih banyak yang lainnya.
Kita harus selektif dalam memilih perusahaan sekuritas/broker yang akan ditunjuk oleh kita untuk jual beli saham.
Ciri-ciri perusahaan sekuritas yang terpercaya terbaik dan adalah mempunyai regulasi yang jelas, berkinerja bagus, bonafide, alamat jelas, mempunyai service center yang mudah dihubungi dan siap membantu customernya, dan lain sebagainya.
Adakah rekomendasi perusahaan sekuritas/broker mana untuk bermain saham? Maaf kami tidak bisa merekomendasikan broker mana yang terbaik, terpercaya. Namun demikian pilihlah broker yang sekiranya terbaik.
Berikut ini adalah daftar lengkap dan terbaru Broker Saham atau Perusahaan Sekuritas Anggota Bursa Efek Indonesia:
Sumber website www.idx.co.id
| No | Kode | Nama | Ijin | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| 1 | PP | ALDIRACITA CORPOTAMA | Perantara Pedagang Efek, Penjamin Emisi Efek | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| 2 | YO | AMANTARA SECURITIES | Perantara Pedagang Efek, Penjamin Emisi Efek | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| 3 | FS | AMCAPITAL INDONESIA | Perantara Pedagang Efek, Penjamin Emisi Efek | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| 4 | BJ | ANDALAN ARTHA ADVISINDO SEKURITAS | Perantara Pedagang Efek, Penjamin Emisi Efek | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| 5 | ID | ANUGERAH SECURINDO INDAH | Perantara Pedagang Efek | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| 6 | SH | ARTHA SECURITIES INDONESIA | Perantara Pedagang Efek, Penjamin Emisi Efek | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| 7 | IP | ASJAYA INDOSURYA SECURITIES | Perantara Pedagang Efek, Penjamin Emisi Efek, Manajer Investasi | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| 8 | DX | BAHANA SECURITIES | Perantara Pedagang Efek, Penjamin Emisi Efek | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| 9 | BZ | BATAVIA PROSPERINDO SEKURITAS | Penjamin Emisi Efek | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| 10 | SQ | BCA SEKURITAS | Perantara Pedagang Efek, Penjamin Emisi Efek | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| 11 | AR | BINAARTHA PARAMA | Perantara Pedagang Efek, Penjamin Emisi Efek | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| 12 | GA | BLOOM NUSANTARA CAPITAL | Perantara Pedagang Efek | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| 13 | NI | BNI SECURITIES | Perantara Pedagang Efek, Penjamin Emisi Efek | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| 14 | BW | BNP PARIBAS SECURITIES INDONESIA | Perantara Pedagang Efek, Penjamin Emisi Efek | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| 15 | SA | BOSOWA SEKURITAS | Perantara Pedagang Efek | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| 16 | HK | BRENT SECURITIES | Perantara Pedagang Efek, Penjamin Emisi Efek | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| 17 | RF | BUANA CAPITAL | Perantara Pedagang Efek, Penjamin Emisi Efek | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| 18 | ZR | Bumiputera Sekuritas | Perantara Pedagang Efek, Penjamin Emisi Efek | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| 19 | YU | CIMB SECURITIES INDONESIA | Perantara Pedagang Efek, Penjamin Emisi Efek | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| 20 | KI | CIPTADANA SECURITIES | Penjamin Emisi Efek | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| 21 | CG | CITIGROUP SECURITIES INDONESIA | Penjamin Emisi Efek | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| 22 | KZ | CLSA INDONESIA | Perantara Pedagang Efek, Penjamin Emisi Efek | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| 23 | CS | CREDIT SUISSE SECURITIES INDONESIA | Penjamin Emisi Efek | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| 24 | YP | DAEWOO SECURITIES INDONESIA | Perantara Pedagang Efek, Penjamin Emisi Efek | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| 25 | OD | DANAREKSA SEKURITAS | Perantara Pedagang Efek, Penjamin Emisi Efek | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| 26 | PF | DANASAKTI SECURITIES | Perantara Pedagang Efek, Penjamin Emisi Efek | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| 27 | II | DANATAMA MAKMUR | Perantara Pedagang Efek, Penjamin Emisi Efek, Manajer Investasi | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| 28 | BQ | DANPAC SEKURITAS | Perantara Pedagang Efek, Penjamin Emisi Efek | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| 29 | DP | DBS VICKERS SECURITIES INDONESIA | Perantara Pedagang Efek, Penjamin Emisi Efek | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| 30 | DB | DEUTSCHE SECURITIES INDONESIA | Penjamin Emisi Efek | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| 31 | TX | DHANAWIBAWA ARTHACEMERLANG | Perantara Pedagang Efek, Penjamin Emisi Efek, Manajer Investasi | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| 32 | TS | DWIDANA SAKTI SEKURINDO | Perantara Pedagang Efek | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| 33 | ES | EKOKAPITAL SEKURITAS | Perantara Pedagang Efek | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| 34 | MK | Equator Securities | Penjamin Emisi Efek | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| 35 | BS | EQUITY SECURITIES INDONESIA | Perantara Pedagang Efek, Penjamin Emisi Efek, Manajer Investasi | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| 36 | AO | ERDIKHA ELIT SEKURITAS | Perantara Pedagang Efek, Penjamin Emisi Efek | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| 37 | EL | EVERGREEN CAPITAL | Perantara Pedagang Efek, Penjamin Emisi Efek | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| 38 | PC | FIRST ASIA CAPITAL | Perantara Pedagang Efek | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| 39 | FO | FORTE MENTARI SECURITIES | Perantara Pedagang Efek | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| 40 | AF | HARITA KENCANA SECURITIES | Perantara Pedagang Efek | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| 41 | HD | HD CAPITAL Tbk | Perantara Pedagang Efek, Penjamin Emisi Efek | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| 42 | HP | HENAN PUTIHRAI | Perantara Pedagang Efek, Penjamin Emisi Efek | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| 43 | GW | HSBC SECURITIES INDONESIA | Perantara Pedagang Efek, Penjamin Emisi Efek | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| 44 | PD | INDO PREMIER SECURITIES | Penjamin Emisi Efek, Manajer Investasi | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| 45 | BD | INDOMITRA SECURITIES | Perantara Pedagang Efek, Penjamin Emisi Efek | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| 46 | IU | INOVASI UTAMA SEKURINDO | Perantara Pedagang Efek | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| 47 | BF | INTIFIKASA SECURINDO | Perantara Pedagang Efek, Penjamin Emisi Efek | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| 48 | IT | INTITELADAN ARTHASWADAYA | Perantara Pedagang Efek | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| 49 | IN | INVESTINDO NUSANTARA SEKURITAS | Perantara Pedagang Efek, Penjamin Emisi Efek | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| 50 | BK | J.P MORGAN SECURITIES INDONESIA | Perantara Pedagang Efek, Penjamin Emisi Efek | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Langganan:
Postingan (Atom)









